Stop a moment
Entah apa yang terjadi dengan saya, kemaren saya seperti perang dengan market. Dan hasilnya sudah pasti saya hancur berantakan.
Beginilah sedihnya, seorang trader... tidak tau harus cerita kepada siapa ?
Saya mengalami ketidakstabilan emosi. Terutama saat analisa saya kena break. Harga menembus support dan order block. Namun saya malah mempercayai itu hanyalah liquidity sweep.
BAHH .... jengkel sekali. Banyak loss yang tidak perlu terjadi. Namun sudah terjadi .... yaa... mau bagaimana.
Sekarang saatnya refleksi diri.
Saya hancur kemaren karena live trade dan berperang dengan market.
Saya akui saya salah. Saya telah impulsif. Saya tidak mengakui market. Walau analisa saya sudah break.
Seharusnya setelah break. saya pun berhenti. tidak lagi menganalisa.
Analisa tidak bisa dilakukan ketika live trade. Ini mungkin satu kalimat penting. Mestinya ya sudah tau. Tapi tidak sadar.

